Menjaga Kontinuitas


Kemarin sore bertemu dengan soeorang Sahabat, lalu saya bercerita mengenai konsep Asset yang dapat kita berikan ke keluarga atau anak anak kita,

Lalu dia bertanya pasti Asuransi ya….

Iya kataku lagi, boleh kah saya bercerita…tanpa harus membeli … goalnya hanya untuk menambah wawasan saja..

Ok katanya.

Lalu aku mulai bercerita :

Didalam life cycle hidup kita akan terbagi dialam 3 (tiga) tahap yaitu :

  •   0 – 25 tahun adalah masa konsumtif
  • 25 – 56 tahun adalah masa produktif
  • 56 –    tahun adalah masa konsumtif

disaat dimasa Produktif kita akan selalu merasa Sehat dan akan berusaha mengumpulkan asset baik property ataupun tanah, namun disaat kita memasuki masa pensiun maka kita akan kembali ke masa konsumtif karena untuk sebagian besar karyawan akan pensiun dan tidak dapat menghasilkan seprti masa saat dia bekerja, maka untuk masa ini bila kita memerlukan biaya biaya untuk kita sendiri atau bila masih ada anak anak yang masih menjadi tanggung jawab kita maka kita pasti akan mengambil dari Tabungan dana pensiun kita ataupun menjual asset kita yang telah kita kumpulkan.

Dan tentu saja dengan berjalannya waktu asset kita akan habis karena terus digunakan tanpa ada yang masuk, apalagi biaya biaya rutin semakin tinggi baik keseharian maupun biaya biaya pajak atas asset kita.

Lalu apa solusi kita…

Kita memrlukan perencanaan masa depan kita sejak dini, kita tidak mengetahui rencana Nya yang akan terjadi atas kita di masa depan, apakah kita sehat atau mungkin ada sakit, baik itu sakit ringan atau yang membutuhkan operasi khusus (seperti saya, operasi tumor hipofisis) atau bahkan penyakit kritis yang membuat kita di usia produktif menjadi tidak produktif.

Untuk itu saya akan menjelaskan mengenai asset papper, yaitu sebuah asset yang sudah kita dapati sejak pertama kali mendaftar. Asset Papper akan memiliki 2 Bagian yaitu Proteksi bila kita mengalami hal hal yang tidak kita ingini misal saja kita mendapatkan sakit kritis sehingga saat itu dokter mengatakan memerlukan biaya operasi sekian ratus Juta…wow lalu kita berkata didalam hati bagaimana saya punyai uang cash sebanyak itu.. dan lalu kita akan meminjam ataupun menjual asset kita..namun Polis yang sdh kita miliki akan menjadi solusi dan mengeluarkan sejumlah dana cash saat itu juga untuk membiayai operasi kita.

Lalu bagian kedua adalah Investasi dimana dana tersebut akan terus berkembang dan kapan saja dapat diambil bila diperlukan misal uang pensiun sudah mulai habis maka polis tersebut dapat kita gunakan untuk mengambil dana cash.

Dan untuk mendapatkan hal tersebut kita cukup membayar selama 10 tahun saja.. setelah 10 tahun saja  dan kita akan memiliki asset dimasa yang akan datang dan sangat LIQUID artinya cepat mendapatkan uangnya beda dengan Property yang harus kita jual dan membutuhkan waktu

Karena itu saya katakan ke sahabat saya, mumpung masih produktif dan sehat kamu perlu mempertimbangkan hal ini dan besarannya adalah sesuai kemampuan mungkin impactnya adalah kita akan mengurangi konsumtif kita saja.

Ah lu bikin gua ngeri saja kata sahabatku ini

Memang kawan itu mengerikan bila hal yang tidak kita inginkan terjadi, lalu saya jelaskan mengenai kawan yang tiba tiba di usia produktif mendapatkan cancer (cerita saya di blog ini ) dia pernah terpikirkan akan mendapatkan itu dan harus mendapatkan khemoterapi dengan biaya yang sangat tinggi sehingga jaminan kantor hanya dapat membayar setengahnya saja dan sisanya harus dibayarkan secara pribadi.

dan aku bercerita karena saya peduli dan bukan berarti harus mengambil asuransi kepada saya , bukan bukan itu, kalaupun kamu memang memembutuhkan dan akan mengambil melalui saudaramu , tidak apa apa, karena Goal aku adalah edukasi agar kita dapat merencanakan hidup keluarga di masa yang akan datang.

Lalu kata kawanku lagi bagaimana kalau gua sehat sampai umur 70 Tahun kan hilang Uang pertanggungannya..mungkin hanya investasinya saja saya dapat

Lalu saya katakan ke sahabatku ini , bukankan kita harus bersyukur kepada yang Kuasa bahwa kita sehat hingga umur 70 tahun dapat menyaksikan anak anak kita menikah bahkan mungkin dapat mengantar jemput ke sekolah cucu cucu kamu, apakah kita ingin menukar moment itu dengan uang, Pasti tidak bukan…..dan Investasi kita pasti sudah sangat melebihi dari dana yang telah kita setorkan 

akhirnya Sahabatku berkata terima kasih teman telah menginformasikan ya…akan mendiskusikan dengan nyonya dirumah. namun hal ini tidak pernah terpikirkan  sebelumnya…. taunya hanya beli asset property saja..

Dan saya tersenyum bahagia karena dapat memberikan hal yang baik bagi masa depan sahabatku ini..

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s